Rabu, 14 Maret 2012

PENGAJIAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW DI MTsN PANGGUL



Suatu bentuk kepedulian Madrasah Tsanawiyah Negeri Panggul terhadap kegiatan keagamaan adalah dengan mengadakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan Maulid dilaksanakan pada tanggal 13 Pebruari 2012 dengan melibatkan Kepala Madrasah, ustadz dan ustadzah, karyawan-karyawati, serta siswa-siswi, yang kegiatan ini diketuai oleh Wakamad Kesiswaan MTsN Panggul Bpk. Wahyu Hidayat, S.Pd. M.Pd.I dibantu dengan anggota panitia yang lain.
Pada hari sebelum pelaksanaan, panitia sudah mempersiapkan terop, sound system, dan dekorasi yang ditata sedemikian rupa agar dalam pelaksanaan besuk tidak terjadi kesalahan karena kegiatan akan dilaksanakan di halaman Madrasah. 

Dari pagi hari jam 06.00 WIB suasana kegiatan sudah mulai terasa, siswa mulai berdatangan dengan membawa buku catatan kegiatan, peralatan sholat dhuha, tikar, dan yang sangat menarik yaitu semua siswa membawa takhir atau nasi bungkus satu-satu. Pukul 07.00 WIB kegiatan akan dimulai. Dengan dipandu ketua panitia, para siswa mulai duduk di bawah terop dengan beralaskan tikar dan menghadap ke barat, untuk siap-siap melaksanakan sholat dhuha. Bertindak sebagai imam sholat dhuha adalah Bpk Yudi Sunarto, S.Ag. M.SI, yang kemudian dilanjutkan dengan do’a bersama. Semua siswa melaksanakan dengan tertib dan khitmat. 


Usai sholat dan do’a bersama, panitia menginstruksikan agar siswa menghadap ke sisi kanan kearah panggung podium. Kemudian ada seorang siswi kelas IX-E bernama Maila Ardhani menuju ke podium dan membacakan susunan acara maulid Nabi SAW pada pagi itu sekaligus membuka acara itu dengan bacaan ummul kitab. Selanjutnya siswa Abdul Rosadi kelas VII-C bertugas membacakan ayat-ayat suci Al-Quran menandai kegiatan pengajian maulid Nabi SAW dimulai. 



Selanjutnya kepala madrasah Drs. Nasib Subandi memberikan sambutan yang intinya mengajak kepada semua siswa untuk meniru perbuatan Nabi Muhammad SAW sebagai suri tauladan yang baik, bagi siswa kelas IX agar mempersiapkan diri dalam rangka menghadapi Ujian Praktik, UAMBN, dan UN yang semakin dekat, kemauan belajar agar ditingkatkan, dll. Selesai sambutan Kepala Madrasah, panitia memberikan perintah kepada siswa mempersiapkan alat tulis guna mencatat apa-apa yang disampaikan oleh Penceramah. 


 Tibalah saatnya sang Da’i yaitu Gus Fatah seorang pengasuh Pondok Pesantren Al-Huda Banjar memberikan ceramahnya. Banyak sekali petuah hidup untuk menirukan atau mencontoh perilaku Nabi Muhammad SAW yang disampaikan, terutama pembinaan akhlak mulia terhadap siapa saja, baik anak terhadap orang tuanya, siswa terhadap gurunya, bawahan terhadap atasannya, dll. Sebagai akhir ceramah Gus Fatah menutup dengan membacakan do’a yang kemudian diamini oleh para siswa dan para ustadz. 



Dipenghujung acara panitia memerintahkan para siswa membuka nasi bungkus yang telah dibawanya dari rumah dan kemudian dimakan bersama-sama. Asyiiik… mudah-mudahan Maulid Nabi disenangi bukan karena nasi bungkusnya tapi karena semata-mata ingin mencontoh perilaku Nabi SAW sebagai suri tauladan yang baik dalam kehidupan sehari-hari dan mudah-mudahan kita mendapat syafaatnya di yaumul qiyamah. Amin..

2 komentar:

  1. sukses tuk mtsn panggul.....

    ijin share: bagi bapak/ibu guru yang mobil/motornya ingin kinclong, mampir ke blogku ya: www.mobil-kinclong.blogspot.com.

    terimakasih.

    BalasHapus
  2. http://mig33messenger.blogspot.com

    BalasHapus