Minggu, 22 Mei 2011

LULUS UJIAN = SUJUD SYUKUR

LULUS UJIAN = SUJUD SYUKUR
TIDAK KONVOI, TIDAK CORAT-CORET SERAGAM,
TIDAK PESTA MIRAS DAN TIDAK SEKS BEBAS
Oleh : M. Wahyu R.





Sekapur Sirih 
Fenomena yang terjadi sekarang bahwa siswa yang lulus ujian nasional tidak lagi mengungkapkan rasa syukur kepada sang pencipta tetapi malah sebaliknya melakukan konvoi hura-hura yang jelas-jelas banyak melanggar peraturan lalu lintas (malah sengaja dilegalkan), coret-coret baju seragam, mencat rambut dan wajah yang semuanya itu bermuara pada pesta miras dan seks bebas. Pertanyaannya seperti inikah potret pendidikan pemuda Indonesia sekarang ? atau ini suatu bentuk krisis moral bagi anak bangsa yang akan datang.
Sebetulnya ada banyak hal yang perlu dilakukan dan bernilai positif untuk mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah pada kita berupa kelulusan ujian, misalnya mengumpulkan seragam sekolah dan diberikan pada yayasan yatim piatu, mengumpulkan dana untuk disumbangkan pada kaum dhuafa, melaksanakan sujud syukur, dan lain-lain.

Contoh peristiwa :
Foto : Ratusan Siswa-Siswi SMKN 1 Panji Sujud SyukurSITUBONDO-JURTIM,-Ratusan siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Panji, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur melakukan sujud syukur, karena dari semua jurusan dinyatakan lulus dalam Ujian Nasional Tahun 2011. Sujud syukur yang dilakukan di halaman sekolah itu dihiasi dengan tangisan haru.

Menurut keterangan yang disampaikan salah seorang siswa, sujud syukur itu dilakukan karena Allah SWT telah mengabulkan permintaannya. “Kami sengaja mengajak 715 siswa-siswi yang lulus Ujian Nasional untuk melakukan sujud syukur, karena semua jurusan di SMKN 1 Panji lulus semua,” kata Affandi, salah seorang siswa.

Setelah mereka melakukan sujud syukur, mereka saling berpelukan dan menangis haru serta bersalaman dengan guru-gurunya. “Terima kasih bapak dan ibu guru yang selama ini membimbing kami, sehingga kami dapat lulus,” kata Susan.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 1 Panji, Dra. Hj. Kumudawati, MPd menghimbau kepada semua siswa agar tidak melakukan konvoi sepeda motor. “Tindakan tersebut akan mengganggu lalu lintas serta membahayakan keselamatan orang lain dan terlebih akan merugikan keselamatan dirinya sendiri.  Sebaiknya mengetahui hasil kelulusan langsung pulang,” himbau Kumudawati, kepada siswa-siswi. ***

Ternyata banyak orang Islam terutama para pemuda yang tidak mengerti apa itu sujud syukur, dilematis sekali. Di bawah ini akan penulis sampaikan sedikit uraian tentang sujud syukur.


SUJUD SYUKUR

Pengertian Sujud Syukur

Sujud syukur ialah sujud yang dikerjakan seseorang manakala memperoleh kenikmatan dari Allah SWT. atau terhindar dari suatu bahaya yang mengancam dirinya.
Sujud syukur ini merupakan tanda terima kasih seorang hamba kepada Allah SWT. atas nikmat yang telah diterimanya. Jadi sebab-sebab terjadinya sujud syukur ialah karena memperoleh nikmat dari Allah SWT. atau karena terhindar dari bahaya yang mengancam dirinya.

Hukum Sujud Syukur

Hukum melakukan sujud syukur adalah sunnah. Rasulullah SAW bersabda :
Artinya "Dari Abi Bakrah, bahwa Nabi SAW apabila mendapatkan sesuatu yang disenangi atau diberi kabar gembira, segeralah tuduk dan bersujud sebagai tanda syukur kepada Allah Ta'ala". (HR. Abu Daud, Ibnu Majjah dan Tirmidzi)

Cara Sujud Syukur

Cara melakukan sujud syukur sama dengan melakukan sujud tilawah, yaitu dengan satu kali sujud. Sujud syukur boleh dilakukan tanpa berwudhu, sebab sujud ini di luar shalat. Bahkan pada waktu mengerjakan sholat tidak diperbolehkan sujud syukur. Namun tentunya lebih baik bila melakukan selagi suci (berwudhu) sekalipun ini tidak termasuk sebagai syarat, karena sujud syukur lebih bersifat spontan atau segera.

Do’a Sujud Syukur

Bacaan do’a sujud syukur juga sama dengan sujud tilawah, tetapi boleh juga bacaan yang lain, seperti yang tercantum dalam Al-Qur’an.


Artinya : "Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal shaleh yang Engkau ridhai : dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang shaleh". (OS. An-Naml : 19)

Contoh Beberapa peristiwa yang menyebabkan Rasul dan para sahabat melakukan sujud syukur.
  1. Rasulullah SAW. sujud syukur ketika menerima surat tentang masuk Islamnya Hamadzan.
  2. Ketika mendengar kematian Musailamah AI-Kadzab (Nabi palsu), Abu Bakar As-Shidiq melakukan sujud syukur.
  3. Ali ra. sujud syukur ketika menemukan mayat Dzats Tsudaiyah di antara orang-orang Khawarij yang tewas terbunuh.
  4. Ka'ab bin Malik sujud syukur ketika mendengar berita bahwa taubatnya diterima oleh Allah SWT.

Persamaan dan perbedaan antara sujud tilawah dan sujud syukur

Persamaannya:
Saik sujud tilawah maupun sujud syukur hanya dilakukan sekali sujud saja.
Perbedaannya:
Sujud tilawah dapat dikerjakan di sa at shalat maupun di luar shalat, sedangkan sujud syukur hanya boleh dikerjakan di luar shalat dan tidak boleh melakukan sujud syukur di saat shalat. Sujud tilawah dikerjakan karena mendengar atau membaea ayat-ayat sajadah, sedangkan sujud syukur dikerjakan karena mendapat nikmat dari Allah SWT. atau karena terhindar dari bahaya yang mengancam dirinya.

Hikmah / manfaat sujud syukur

1. Akan memperoleh kepuasan dan ketentraman batin
2. Akan mendapat tambahan nikmat dari Allah
3. Akan terhindar dari siksa Allah SWT.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar